UIII.AC.ID, DEPOK – Pada tanggal 4-10 Oktober 2022, Jusuf Kalla, Ketua Dewan Pembina UIII bersama Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, Rektor UIII dan Prof. Jamhari Makruf, Wakil Rektor Bidang Riset, Kerjasama UIII , dan Community Engagement mengunjungi Universitas Al-Azhar di Mesir, Liga Muslim Dunia dan majelis pendidikan di Arab Saudi. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk membahas proyek-proyek kerjasama ke depan dengan kedua negara.
Kunjungan ini meliputi empat misi yaitu kunjungan ke Universitas Al-Azhar dalam rangka kerjasama, sosialisasi UIII dengan mahasiswa Mesir, pertemuan kerjasama dengan World Muslim League, dan studi banding di institusi pendidikan Arab Saudi.
Di Kairo, Mesir, perwakilan UIII bertemu dengan Syekh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad at-Thoyib. Pertemuan lanjutan dilakukan dengan Prof. Dr. Muhammad Salama Dawud, Rektor Universitas Al-Azhar, dan Prof. Dr. Muhammad Fikri Khidr, Wakil Rektor Bidang Kampus Wanita.
Dalam pertemuan tersebut, UIII memaparkan draft Memorandum of Understanding (MoU) antara Al-Azhar dan UIII. Itu telah disetujui, dan Menteri Pendidikan Mesir telah diminta untuk meratifikasinya. Sebagai bagian dari kerjasama tersebut, seorang guru besar Al-Azhar akan mengajar di UIII. Untuk memulai program tersebut, tiga guru besar Al-Azhar dengan keahlian khusus Usul Fiqh, Hadits, dan Tafsir diharapkan mulai mengajar di UIII pada Februari 2023. Jusuf Kalla dan Prof. Komaruddin Hidayat memperkenalkan UIII kepada 150 mahasiswa Indonesia di Mesir pada 5 Oktober. untuk menyoroti UIII sebagai universitas pascasarjana baru yang muncul di Indonesia.
Sementara itu, di Arab Saudi, Prof. Dr. Nashir Az-Zahrani, pendiri dan ketua Yayasan Assalamualaika Ayyuhan Nabi sekaligus pendiri “Museum Rasulullah” yang dibiayai oleh Rabhitah ‘Alam Islami, bertemu dengan perwakilan dari UIII. “Museum Rasulullah” di Jakarta adalah sesuatu yang sangat didukung Rabithah; alternatif, museum mungkin terletak di UIII, di mana juga ada rencana induk untuk melakukannya.
Perwakilan UIII melakukan pertemuan dengan Syekh Muhammad Malik bin Alwi Al Maliki. Syekh Muhammad Malik menyumbangkan buku-buku ayahnya untuk perpustakaan UIII. Sejak lama Madrasah Syekh Maliki telah menjadi rumah bagi beberapa ulama terkemuka dari Indonesia yang belajar Islam di kota suci Mekkah. (ANJ)







Leave a Reply