UIII.AC.ID, DEPOK – Dua dosen tamu dari universitas Amerika dan Australia diundang oleh Fakultas Ilmu Pendidikan (FoE) UIII untuk berbicara tentang topik terkini di bidang pendidikan, dengan harapan dapat meningkatkan eksposur mahasiswanya terhadap sarjana internasional. Bertempat di Faculty A Theater Hall, acara dua hari ini menghadirkan Profesor Liz Johnson dari Deakin University, Australia dan Associate Professor Rachel Rinaldo dari University of Colorado Boulder, Amerika Serikat.
Berbicara pada hari pertama acara, Profesor Johnson membahas tentang “Belajar dan Mengajar di Dunia Digital” di mana dia berbagi tentang pengalaman universitasnya dalam mengelola kursus tatap muka dan online. Dikatakannya, saat ini Deakin University mengadopsi dua mode belajar mengajar, yaitu 70 persen mode tatap muka di kampus dan 30 persen online via cloud.

“Meningkatkan partisipasi [secara otomatis] meningkatkan keragaman pelajar dan kebutuhan akan fleksibilitas. Pengiriman digital meningkatkan fleksibilitas dan dapat menghilangkan kendala geografis dan waktu” jelas Profesor Johnson saat presentasinya, Rabu (11/9/2022). “Prinsip pembelajaran yang baik bersifat universal. [Dengan demikian] mereka harus memandu desain pembelajaran dalam setiap mode pembelajaran, ”tambahnya.
Profesor Jamhari Makruf sebagai perwakilan pejabat UIII menyoroti sambutannya bahwa sebagai universitas yang baru berdiri, sangat penting bagi UIII untuk belajar dari universitas Australia tentang bagaimana mengelola universitas yang berkualitas internasional. Ia berharap, sesuai dengan namanya, UIII (singkatan dari Indonesian International Islamic University) akan menjadi universitas yang berkualitas internasional, seperti yang diharapkan para founding fathersnya.
Menyampaikan kesannya menghadiri acara tersebut, Profesor Johnson optimis dengan masa depan UIII. “Ini adalah kampus yang sangat menarik dan penuh dengan janji untuk masa depan. Saya baru saja senang berbicara dengan beberapa mahasiswa universitas dalam diskusi tentang pembelajaran digital seumur hidup dan mereka mengajukan beberapa pertanyaan besar, sehingga saya dapat melihat bahwa masa depan universitas ada di tangan yang besar, ”katanya kepada UIII’s tim media usai acara.
Pada acara hari kedua, Associate Professor Rachel Rinaldo dari University of Colorado Boulder berbicara tentang “Writing Theoretical Framework for Your Thesis” yang diadakan untuk membantu mahasiswa angkatan pertama universitas saat mereka sedang memulai proposal tesis penelitian mereka, dan sedang diharapkan lulus pada tahun 2023.
Meski sesi ini dikhususkan untuk mahasiswa FoE, namun antusiasme mahasiswa lain di fakultas lain juga tinggi. Ditanya tentang perkembangan kapasitas penelitian di Indonesia saat ini, dia mengaku sangat terkesan dengan perubahan yang telah dilakukan selama dua dekade terakhir.

“Saya sangat terkesan dalam 20 tahun terakhir atas perkembangan kapasitas penelitian di Indonesia. Dua puluh tahun yang lalu, itu kurang. Hampir semua orang mendapatkan gelar PhD di luar Indonesia,” katanya seraya menambahkan bahwa ada beberapa perubahan mengikuti modernisasi di perguruan tinggi selama 10 tahun terakhir, dalam meningkatkan kapasitas penelitian mereka.
Dekan FoE Professor Nina Nurmila menegaskan bahwa memang, tujuan dari acara dua hari itu adalah untuk mengekspos mahasiswa terhadap sarjana internasional. “Kami mengklaim universitas kami sebagai universitas internasional; Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki eksposur internasional tidak hanya kepada dosen-dosennya yang merupakan lulusan universitas terkemuka di luar negeri, tetapi juga dosen-dosen dari universitas internasional terkemuka di luar negeri,” ujarnya seraya menambahkan bahwa “semakin banyak terpapar sarjana internasional, semakin luas pengetahuan yang dimiliki. siswa dapat memperoleh dari berbagai perspektif yang berbeda.”
Mengawali tahun ajaran 2021, UIII saat ini memiliki ratusan mahasiswa yang datang dari berbagai negara untuk belajar di kampusnya di Depok, Jawa Barat. Para siswa mengejar gelar master dan PhD. —
Kontributor: Supriyono









Leave a Reply