Prof Ahmet T. Kuru Berharap Dapat Melanjutkan Kerjasamanya Dengan UIII

Pada Senin, 31 Oktober 2022, Prof. Ahmet Kuru dari San Diego State University memberikan kuliah umum di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) berjudul “The Ulama-State Alliance in Crisis: from Iran to Turkey”. Ini merupakan kunjungan pertamanya ke Jakarta dan UIII.

Sebelumnya, Prof. Ahmet T. Kuru berkesempatan menjadi dosen tamu di Fakultas Ilmu Sosial yang dilakukan secara virtual. Selama satu semester, topik diskusi di kelas terkait dengan ilmu politik, perspektif sosiologis, dan literatur tentang studi Islam.

“Kami membahas pertanyaan besar seperti: apa sumber keterbelakangan dalam masyarakat Muslim?” Bagaimana mereka bisa membandingkan otoritarianisme dan kemajuan demokrasi? “Apa perbedaan historis antara Barat dan dunia Muslim, dan seluruh dunia?” dia berkata.

Selain itu, di kelas ia juga membahas sumber pencapaian Muslim di Era Emas, sejarah awal Islam, dan bagaimana kita dapat mereproduksinya hari ini. Ini dilakukan untuk mereproduksi Renaisans dan kemajuan ekonomi dan filosofis. “Jadi, mahasiswa saya benar-benar diperkaya dengan diskusi tersebut,” ungkap Prof. Kuru.

Ia mengungkapkan kegembiraannya saat mengajar di UIII dan berharap bisa kembali mengajar di kampus. Dalam pandangannya, perasaan senang mengunjungi kampus UIII berarti bahwa tidak hanya Indonesia tetapi seluruh dunia Muslim menganggap Indonesia penting bagi masa depan dunia Muslim sebagai negara demokrasi Muslim terbesar. Tapi sebagai sebuah institusi, UIII adalah universitas Islam internasional, yang menyatukan ilmu-ilmu sosial dan studi Islam. Ini menyatukan banyak Muslim dari seluruh dunia. “Jadi ada kebebasan intelektual dan kebebasan akademik bagi saya untuk mengajar siswa saya dan merancang silabus saya.”

Saat ini, ia juga bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial pada jurnal baru, Muslim World Review yang diterbitkan oleh UIII. Ia berharap kerjasama dengan UIII dapat terus berlanjut, terutama dalam hal pengajaran, jurnal ilmiah, publikasi, dan penelitian akademik. “Saya senang melihat UIII sekarang menawarkan program PhD, dan saya berharap semua mahasiswa saya sukses dalam karir masa depan mereka,” katanya.

Anda dapat mengakses lebih lanjut diskusi yang dibawakannya dengan mengunjungi saluran YouTube Resmi UIII. (ANJ)